MAKALAH
PENINGGALAN SEJARAH KERAJAAN YANG ADA
DI INDONESIA
DI SUSUN OLEH :
NAMA : CELYN
ISABELA
KELAS : XI IPS
4
SMA NEGERI 6 METRO
TAHUN PELAJARAN 2017/2018
KATA PENGANTAR
Puji
syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena ataslimpahan rahmat
dan hidayah-Nya, kami selaku penulis alhamdulillah dapatmenyelesaikan makalah
sejarah tentang kerajaan-kerajaan hindu Buddha diIndonesia.
Kebudayaan, hasil
budaya dan kepercayaan yang selama ini kita masihlestarikan dan kita anut adlah
hasil dari warisan dari pendahulu kita yang mampumemperjuangkan dalam masa awal perkembangan masuknya budaya dan agama.Bahkan
pemerintahan di Negara kita,tidak lepas dari sejarah yang awal mulanyaberasal dari pengaruh pemerintahan yang bersifat
tradisional yaitu kerajaan.Suatu Negara tidak akan maju apabila tidak
mau mempelajari sejarahnya.
Dengan
sejarah kita mampu mengenal jati diri kita khususnya bangsa Indonesia.Semoga
makalah yang kami susun dapat memenuhi tugas yang telah diberikanoleh Bapak Amal
selaku guru pelajaran sejarah kami. Serta semoga makalah inidapat berguna bagi para pembaca dalam belajar
sejarah, khususnyaPerkembangan Kerajaan-Kerajaan Hindu Buddha di Indonesia
Metro, 31 Oktober
2017
Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL...................................................................................................... i
KATA PENGANTAR........................................................................................................ ii
DAFTAR ISI...................................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN................................................................................................ 1
A.
Latar Belakang........................................................................................................ 1
BAB II PEMBAHASAN................................................................................................... 2
BAB III PENUTUP
A.
Kesimpulan.............................................................................................................. 14
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Kata
sejarah berasal dari bahasa Arab, yaitu syajaratun yang
berarti pohon, artinya sebuah pohon yang terus berkembang dari tingkat yang
sederhana ke tingkat yang lebih kompleks atau lebih maju.
Dalam bahasa
Inggris, kata sejarah (history) berarti masa lampau umat manusia. Dalam
bahasa Jerman, kata sejarah (geschicht) berarti sesuatu yang telah
terjadi. Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia yang ditulis oleh
W.J.S. Poerwadaraminta menyebutkan bahwa sejarah mengandung tiga pengertian
sebagai berikut:
- Sejarah berarti silsilah atau asal usul.
- Sejarah berarti kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau.
- Sejarah berarti ilmu, pengetahuan, cerita pelajaran tentang kejadian atau peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau.
Dalam
kata lain sejarah adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari segala
peristiwa atau kejadian yang telah terjadi pada masa lampau dalam kehidupan
umat manusia. Dalam kehidupan manusia, peristiwa sejarah merupakan suatu
peristiwa yang abadi, unik, dan penting.
- Peristiwa yang abadi; peristiwa sejarah tidak berubah-ubah dan tetap dikenang sepanjang masa.
- Peristiwa yang unik; peristiwa sejarah hanya terjadi satu kali dan tidak pernah terulang persis sama untuk kedua kalinya.
- Peristiwa yang penting; peristiwa sejarah mempunyai arti dalam menentukan kehidupan orang banyak
BAB II
PEMBAHASAN
Kerajaan
Hindu Budha di Indonesia
– Selamat datang di portal hidupsimpel, bagaimana sekolahnya? semoga lancar terus
yah. Yak pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang kerajaan Hindu
Budha di Indonesia.
Diharapkan kamu setelah membaca artikel ini bisa mendapatkan
pengetahuan yang menyeluruh tentang bagaimana sih perkembangan kerajaan Hindu
Budha di Indonesia dan mengetahui juga penyebab runtuhnya tradisi atau kerajaan
Hindu Budha di Indonesia.
Baiklah berikut ini materinya untuk kamu tentang kerajaan
Hindu Budha di Indonesia, selamat membaca
daftar isi
Kerajaan Hindu Budha di Indonesia
Masuknya agama Hindu Budha ke Indonesia telah membawa dampak
yang signifikan di bidang politik, yaitu lahirnya kerajaan kerajaan bercorak
Hindu Budha dan berkurangnya peran kepala suku dalam mengatur kehidupan
politik. Berikut beberapa kerajaan Hindu Budha di Indonesia beserta
peninggalannya dan gambarnya.
1. Kerajaan Kutai

Kerajaan pertama yang kita bahas adalah kerajaan Kutai.
Kerajaan Kutai merupakan kerajaan Hindu di Indonesia yang berada di lembah
Sungai Mahakam tepatnya Kalimantan Barat dan didirikan pada abad 5 Masehi.

Sumber sejarah dari Kerajaan Kutai sendiri dapat diketahui
setelah ditemukannya sebuah prasasti di suatu daerah Kutai, makanya orang-orang
menyebutnya kerajaan Kutai berdasarkan daerah tersebut.
Nama prasasti tersebut adalah yupa, berjumlah 7 dan
merupakan sumber sejarah yang sangat penting karena memuat sejarah kerajaan
Kutai khususnya nama-nama raja dan silsilahnya.
Prasasti tersebut tertulis dengan menggunakan bahasa sanskerta
dan beraksara pallawa.
2. Kerajaan Tarumanegara

Kerajaan Tarumanegara adalah kerajaan bercorak Hindu yang
ada sejak abad 5 Masehi yang berada di daerah Jawa Barat. Pada saat itu wilayah
kekuasaannya sudah membentang Jawa Barat dari Cirebon hingga Jakarta.
Rajanya sekaligus pendiri kerajaan Tarumanegara bernama
Purnawarman. Purnawarman sendiri digambarkan dalam beberapa sumber sejarah
adalah seorang raja yang baik hati dan merakyat. Dia selalu perhatian terhadap
kemakmuran rakyatnya dan sering memberikan hadiah berupa lembu
Kemudian kerajaan tersebut runtuh di Abad ke 7 setelah
diserang kerajaan Sriwijaya. Adapun beberapa peninggalan dari kerajaan
Tarumanegara ialah:
- Prasasti Ciaruteun (Ciampea, Bogor)
- Prasasti Pasir Kaleangkak
- Prasasti Pasir awi
- Prasasti kebon Kopi
- Prasasti Cidangiang lebak
- Prasasti tugu
- Prasasti Muara Ciantern
3. Kerajaan Holing / Kalingga

Kerajaan Holing atau kaling adalah kerajaan bercorak Budha
yang berdiri pada abad Masehi tepatnya di daerah Jepara Jawa Tengah. Kerajaan
ini didirikan dan diperintah oleh Ratu Sima, seorang raja wanita yang adil dan
menjunjung tinggi nilai kejujuran.
Berdasarkan literatur dan sumber sejarah dikatakan bahwa
kerajaan ini sangat kaya sekali, diantara beberapa produksinya yang paling
berlimpah adalah emas, perak, cula, gading, penyu dan rakyatnya rata-rata
pandai membuat minuman dari kelapa.
4. kerajaan Kanjuruhan

Kerajaan Kanjuruhan adalah kerajaan yang bercorak Hindu yang
berdiri sejak abad ke 7 Masehi atau sekitar tahun 760 Masehi. Kerajaan ini terletak
di desa Dinoyo, Malang Jawa Timur dan merupakan kerajaan yang tertua. Raja
pertama sekaligus pendiri kerajaan ini adalah Raja Gajayana berdasarkan isi
prasasti tersebut.
Beberapa benda peninggalan dari kerajaan Kanjuruhan adalah
prasasti dinoyo yang ditulis dengan menggunakan bahasa sanskerta dan memakai
aksara Jawa kuno. Benda peninggalan lainnya adalah candi Badut.
5. Kerajaan Melayu

Inilah kerajaan paling tua di Indonesia khususnya di daerah
Sumatera. Sebelumnya pernah dikuasai oleh kerajaan Sriwijaya kemudian merdeka
lagi.
Beberapa literatur tentang keberadaan adanya kerajaan Melayu
adalah tercantum di kitab Negarakertagama dan Paraton yang isinya tentang
jalinan persahabatan antara kerajaan Singasari dan kerajaan Melayu.
Beberapa raja yang pernah memimpin kerajaan Melayu adalah
Raja Adityawarman yang merupakan keturunan kerajaan Majapahit.
Wilayah kekuasaannya meliputi Pagarruyung, Sumatra Barat, dan Minangkabau.
Beberapa peninggalan dari kerajaan Melayu adalah candi Muara
Takus. Dilihat dari coraknya candi tersebut dijelaskan bahwasanya kerajaan
Melayu menganut agama Budha.
6. Kerajaan Tulangbawang

Sebenarnya tentang keberadaan kerajaan ini simpang siur dan
tidak ada keterangan dan bukti pasti dari beberapa literatur. Tetapi
berdasarkan sumber dari China yaitu I-tsing menyebutkan bahwa adanya tentang
keberadaan kerajaan ini di abad 7 Masehi. Kerajaan ini terletak di Lampung
berdasarkan tulisan dari Prasasti Palas Pasemah.
7. Kerajaan Sriwijaya

Salah satu kerajaan terbesar di Indonesia ini merupakan
kerajaan yang bercorak Budha yang ada sejak abad 7 masehi dan berada di
Sumatera. Kerajaan ini begitu besar karena wilayahnya hampir seluruh wilayah
Nusantara dan beberapa negara sekitar.
Beberapa
wilayah taklukannya ialah tepian Sungai Musi di Sumatra Selatan sampai ke Selat
Malaka (merupakan jalur
perdagangan India – Cina pada saat itu), Selat Sunda, Selat Bangka, Jambi, dan
Semenanjung Malaka.
perdagangan India – Cina pada saat itu), Selat Sunda, Selat Bangka, Jambi, dan
Semenanjung Malaka.
Kawasan perdagangannya juga luas dan berhasil menjalin
perdagangan dengan beberapa kerajaan seperti dengan Benggala dan Colamandala,
kerajaan dari India.
Beberapa barang yang di ekspor adalah Gading, kulit, dan
jenis binatang sedangkan untuk impornya adalah kain sutra, permadani, porselin.
Berikut beberapa nama raja yang pernah memerintah kerajaan
Sriwijaya
- Dapunta Hyang (Pendiri kerajaan)
- Balaputradewa
- Sanggrama Wijayatunggawarman
Raja yang terkenal dari kerajaan Sriwijaya adalah Raja
Balaputra yang mengantarkan pada masa kejayaannya.
Beberapa benda peninggalan dari kerajaan Sriwijaya yaitu:
- Prasasti Kedukan Bukit
- Prasasti Talang Tuo
- Prasasti karang Berahi
- Prasasti Telaga Batu
- Prasasti Ligor
Kesemua prasasti tersebut menggunakan bahasa Melayu Kuno dan
aksara Palawa.
8. Kerajaan Mataram Kuno

Kerajaan mataram Kuno atau kerajaan Medang adalah kerajaan
bercorak budha yang berdiri pada abad 8 Masehi berlokasi di Jawa Tengah. Selama
berdirinya kerajaan ini ada beberapa dinasti yang pernah berkuasa yaitu Dinasti
Sanjaya, Dinasti Syailendra, dan Dinasti Isana.
Kerajaan ini sebenarnya terbagi menjadi 2 yaitu di Jawa Tengah
dan Jawa Timur. Kerajaan ini berdiri di Jawa Timur setelah Mpu Sendok
memindahkan ibukota yang semula berada di Jawa Tengah ke Jawa Timur.
Baru kemudian muncullah dinasti baru yang bernama dinasti
Isana.
Negara Mataram kuno sendiri adalah kerajaan yang tertutup
baik secara politik maupun ekonomi sehingga sulit untuk berkembang. Namun ada
masa kejayaannya pada kerajaan ini diantaranya adalah masyarakat pedesaan
dibebaskan dari pajak, dan hubungan lalu lintas sungai lancar.
Adapun benda peninggalan kerajaan mataram kuno
diantaranya ialah:
- Candi Sewu
- Candi Borobudur
- Candi Arjuna
- Candi Bima
Untuk lebih lengkapnya silahkan klik link di atas.
9. Kerajaan Kediri

Kerajaan Kediri adalah kerajaan yang bercorak Budha yang
merupakan pecahan dari kerajaan Airlangga dan terletak di kota Daha (Kediri)
Jawa Timur. Kerajaan ini berdiri pada tahun 1042 Masehi.
Berdasarkan prasasti Mahasubya, kitab Negarakertagama dan
kitab Calon arang disebutkan bahwa terjadinya peperangan saudara setelah raja
utama yaitu Airlangga meninggal.
Kedua putranya tersebut yaitu raja Mapanji Garasakan dan
Janggala masing-masing mendapatkan wilayah. Raja Mapanji Garasakanlah yang
akhirnya mendirikan kerajaan Kediri. Kediri sendiri berasal dari bahasa
Sanskerta Khadri yang berarti pohon mengkudu.
Raja yang pernah memerintah kerajaan Kediri:
- Raja jayabaya
- Raja Sarweswara
- Raja Kameswara
- Raja Kertajaya
Kebanyakan peninggalan dari kerajaan Kediri adalah berupa
seni sastra. Berikut beberapa peninggalan kerajaan Kediri diantaranya:
- Kakawin Bhratayuddha ditulis oleh Mpu Sedah
- Kakawin Harinwangsa ditulis oleh Mpu Panuluh
- Ghatotkachasraya ditulis oleh Mpu Panuluh
- Kakawin Smaradahana ditulis oleh Mpu Dharmajaya
- Sumansantaka ditulis oleh Mpu Monaguna
- Kresnayana ditulis oleh Mpu Triguna
- Arca Buddha Vajrasattva
10. Kerajaan Majapahit

Kerajaan Majapahit adalah kerajaan terbesar di Indonesia
yang berpusat di daerah jawa Timur. Kerajaan ini berdiri pada tahun 1293 Masehi
dan runtuh pada tahun 1500 Masehi. Wilayahnya yang dikuasai sangat luar biasa
luasnya karena wilayah Indonesia sekarang masih kalah dengan luas wilayah
kerajaan Majapahit.
Beberapa wilayah yang pernah ditaklukkannya diantaranya
terbentang di Jawa, Sumatra, Semenanjung Malaya, Kalimantan, hingga Indonesia
timur. Kerajaan Majapahit sendiri menganut agama Hindu dan Budha .
Berikut beberapa raja yang pernah berkuasa selama berdirinya
kerajaan Majapahit.
- Raden Wijaya
- Kalagamet
- Sri Gitarja
- Hayam Wuruk
- Wikramawardhana
- Suhita
- KertaWijaya
- Rajasawardhana
- Purwawisesa
- Bhre Pandansalas
- Bhre Kertabumi
- Girindrawardhana
- Patih Udara
Beberapa peninggalan dari kerajaan Majapahit diantaranya
- Candi Sukuh
- Candi Cetho
- Candi Pari
- Candi Jabung
- Gapura Wringin Lawang
- Gapura Bajang Batu
- Gapura Brahu
- Candi Tikus
- Candi Surawarna
- Kolam Segaran
- Situs Lantai Segi enam
- Reco Lanang
- Api Abadi Bekucuk
- Prasasti Gunung Butak
- Prasasti Gajah Mada
Dan masih banyak lagi beberapa benda peninggalan kerajaan
Majapahit.
11. Kerajaan Bali

Kerajaan Bali adalah kerajaan bercorak Hindu yang berada di
Pulau Bali dan sudah berdiri sejak tahun 914 Masehi. Ada beberapa dinasti yang
pernah memerintah selama berdirinya kerajaan tersebut.
Berikut beberapa raja yang pernah memerintah kerajaan bali
- Sri Kesari Warmadewi
- Ratu Sri Ugrasena
- Tabanendra Warmadewa
- Jayasingha Warmadewa
- Jayashadu Warmaewa
- Sri Wijaya Mahadewi
- Dharma Udayana Warmadewa
- Maraka
- Anak Wungsu
- Jaya sakti
- Bedahulu
Beberapa peninggalan kerajaan bali diantaranya
- Prasasti Blanjong
- Prasasti Gunung Panulisan
- Prasasti Panglapuan
- Candi Padas di Gunung Kawi
- Pura Agung Besakih
- Candi Mengening
- Candi Wasan
- Prasasti-prasasti peninggalan Anak Wungsu.
12. Kerajaan Singasari

Kerajaan Singasari merupakan kerajaan yang bercorak Hindu
dan terletak di daerah Jawa Timur, tepatnya adalah Malang. Kerajaan ini
didirikan oleh raja yang terkenal bernama Ken Arok di abad ke 10 atau sekitar
tahun 1222 Masehi.
Beberapa raja yang pernah berkuasa diantaranya adalah:
- Ken Arok
- Anusapati
- Tohjaya
- Ranggawuni Wisnuwardhana
- Kertanegara
Beberapa peninggalan kerajaan Singasari
- Candi Singasari
- Candi jago
- Candi Sumberawan
- Arca Dwarapala
- Prasasti Singasari
- Candi Jawi
- Prasasti Wurare
- Candi Kidal
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dalam sejarah Indonesia terdapat dua kerajaan kuno yang
besar dan megah yaitu Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit. Para ahli masih berbeda
pendapat letak yang pasti kerajaan Sriwijaya
Sejarah perjuangan dan berdirinya bangsa Indonesia dalam
mencapai kemerdekaannya berjalan sejak sekian abad yang lalu,dengan pelbagai
cara dan bertahap. dengan itu sejarah perjuangan bangsa Indonesia mempunyai
hubungannya dengan sejarah lahirnya pancasila. Karena sejarah perjuangan bangsa
Indonesia sejak berabad-abad yang lalu itu panjang sekali, maka perlulah
ditetapkan tonggak-tonggak sejarah tersebut, yakni peristiwa- peristiwa yang
menonjol, terutama dalam hubungannya dengan pancasila.
Dalam sejarah Indonesia terdapat dua kerajaan kuno yang
besar dan megah yaitu Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit. Para ahli masih berbeda
pendapat letak yang pasti kerajaan Sriwijaya.
DAFTAR
PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar